Kunci dari khasiat minyak zaetun terletak pada kandungan lemak tak jenuh tunggal,antioksidan,klorofil,karoten,dan senyawa polyfenolik seperti tyrosol,hidrotyrosol,dan eleuropein.Kandungan antioksidan dalam minyak zaitun tidak hanya berfungsi sebagai penangkal radikal bebas,namun juga berfungsi sebagai pelindung vitamin E dalam minyak zaitun.

Minyak zaitun yang sudah di kenal sejak dahulu,dapat di konsumsi dalam bentuk minyak,atau soft gel.Minyak zaitun dari hasil proses   pertama,banyak mengandung poliphenol,diantara manfaatnya adalah:
        Melindungi tubuh dari penyakit jantung,dengan cara mengendalikan lemak jahat (LDL),dan meningkatkan lemak yang baik(HDL),sehingga menurunkan resiko tekanan darah tinggi.Minyak zaitun menurunkan kadar LDL,dengan memproduksi komponen yang melindungi LDL dari kerusakan.LDL rusak berperan dalam pembentukan atherosclerosis.Penggantian konsumsi minyak lain dengan minyak zaitun,bahwa mampu menurunkan total kolesterol sebanyak 13,4%,dan LDL 10%.Konsumsi minyak zaitun mampu menurunkan kadar kolesterol dan LDL sebanyak ),0,818mmol/L dan0,782mmol/L berturut turut.Karena kasiatnya dapat mencegah penyakit jantung,mulai November 2004,United States Food and Drug Administration mengijinkan mencantumkan manfaat konsumsi 2 sendok makan minyak zaitun tiap hari,untuk melindungi tubuh dari penyakit jantung pada label produksi minyak zaitun.
        Mencegah kanker usus dan payudara.Minyak zaitun menurunkan aktivitas gen pemicu kanker sebesar 30%,dan bila di konsumsi bersama dengan obat kanker komersil untuk menurunkan kanker,aktivitas gen pemicu kanker turun sebesar 70%.Minyak zaitun dapat menurunkan berat badan,penderita kanker payudara.Karena kenaikan berat badan selama penyembuhan dan pada wanita yang telah memasuki masa menopause meningkatkan resiko terkena kanker kembali.
        Melindungi dari penyakit penyakit yang berkenaan dengan penuaan,seperti atherosclerosis.
        Memperpanjang usia.Minyak zaitun kaya akan antioksidan yang dapat melindungi sel dari racun racun yang merusak sel.Pada wanita menopause konsumsi minyak zaitun menurunkan kerusakan sel hingga 30%.
        Menurunkan kadar gula darah,dan meningkatkan produksi insulin pada penderita diabetes type 2.Antioksidan pada minyak zaitun di duga melindungi sel sel pankreas penghasil insulin.
        Mencegah pertumbuhan H.pylori,yaitu bakteri yang di duga terkait dengan maag dan kanker lambung.
        Mencegah osteoporosis,kandungan oleuropien dan hydroxytyrosol dalam minyak zaitun menurunkan peradangan yang terlibat dalam proses terjadinya osteoporosis.
        Menurunkan berat badan,Konsumsi minyak zaitun dapat menurunkan berat badan,tanpa harus mengubah pola makan atau meningkatkan aktivitas fisik.
Sumber:Man/Berbagai Sumber