Stroke makin sering menimpa kaum muda.Diduga kuat,itu di sebabkan pola hidup tak sehat.Untuk meminimalkan kecacatan,penanganan cepat dan tepat berperan penting.

   Menurut spesialis syaraf dr.Tuti Suwirno Zacharia Sps, di RS Premier Bintaro Tangerang,meski serangannya kerap tiba tiba,sejatinya stroke merupakan akumulasi dari proses panjang.
Ada dua jenis faktor penyebab stroke:
1.      Yang tidak bisa diubah,seperti umur(lanjut usia).
2.      Yang bisa di ubah, antara lain hipertensi,diabetes,kelainan jantung,kolesterol tinggi,darah yang
                kental,asam urat,serta problem lain seperti: obesitas,merokok,dan stres.
   Stroke,kata Tuti,tidak bisa lepas dari jantung,dinding pembuluh darah,dan komposisi darah.Mengenai jantung,penyebabnya adalah irama jantung yang tidak teratur.Selain itu,hipertensi kronis menyebabkan jantung membesar hingga menimbulkan komplikasi stroke.
   Dari sisi dinding pembuluh darah,stroke muncul karena adanya hipertensi yang membuat dinding pembuluh darah tidak lagi elastis.Terakhir komposisi darah yang kental,juga menyebabkan stroke.Apalagi jika di tambah kadar kolesterol tinggi.”Semua aspek ini saling terkait,”ujar Tuti.
Stroke,lanjut Tuti,terbagi dua:
1.      stroke jenis pendarahan,yang kerap di alami kaum muda ,
2.      Stroke jenis penyumbatan,yang banyak terjadi di alami orang lanjut usia.
   Dulu stroke hanya terjadi pada usia tua mulai umur 60 tahun.Namun,sekarang mulai usia 45 tahun seseorang sudah memiliki risiko stroke.”Berdasarkan pengalaman praktik,justru stroke pada usia muda yang sekarang banyak terjadi,”imbuh Tuti.
   Meningkatnya penderita stroke usia muda lebih di sebabkan pola hidup,terutama pola makan tinggi kolesterol,tinggi karbohidrat,dan sering mengkonsumsi junkfood.Kesibukan kerja yang menyebabkan seseorang jarang melakukan kegiatan olahraga,kurang tidur,dan stres berat juga faktor penyebab.
HINDARI CACAT
   Stroke,identik dengan kecacatan.Penanganan medis di perlukan segera untuk menghindari kecacatan permanen.Semakin cepat datang ke rumah sakit semakin baik.
   “Dalam sytroke ada istilah golden period yang begitu sempit.Begitu terjadi penyumbatan,dalam waktu kurang dari 3 jam,penderita harus di beri pengobatan untuk melarutkan sumbatan.”
   Diantara dua jenis stroke,stroke pendarahan paling sering menyebabkan kematian.Terlebih bila volume pendarahan melebihi 50 cc.Selain itu ,lokasi pendarahan juga menentukan.Kalau terjadi di batang otak,akibatnya fatal,karena area itu adalah pusat kehidupan.
   Proses pemulihan bergantung pada lokasi dan luas gangguan otak.Stroke yang disertai diabetes membutuhkan waktu pemulihan yang lebih panjang.Usia tua juga membutuhkan pemulihan lebih lama lagi.Waktu penanganan saat terjadi stroke juga menentukan.Semakin cepat penanganannya,semakin cepat pemulihannya.Pemulihan biasanya membutuhkan waktu enam bulan.
   Untuk mencegah stroke,faktor faktor resiko harus di hindari.Langkah antisipasi juga bisa dilakukan dengan pemeriksaan kondisi otak dengan MRI.
   Mereka yang pernah stroke harus mengontrol tekanan darah dan mengkonsumsi obat obatan secara teratur untuk mencegah serangan ulang.
   “Kalau ada keluarga terserang stroke,disarankan untuk tidak melakukan tindakan apapun,kecuali membawanya ke RS,jangan menunda”.***
Sumber:H.MEDIA INDONESIA(16/3/2011)