Posisi tidur ibu hamil kadang bisa mempengaruhi kondisi janin yang dikandungnya. Studi di Selandia Baru menuturkan ibu hamil yang tidak pernah tidur dengan posisi miring ke kiri lebih berisiko mengalami kelahiran mati.

Para peneliti mengungkapkan perempuan yang tidak tidur dalam posisi miring ke kiri pada saat trimester akhir memiliki risiko dua kali lebih tinggi mengalami kelahiran mati (stillbirth). Meski begitu ibu hamil tidak perlu khawatir terlalu berlebihan karena peningkatan risikonya masih sangat kecil.

Tomasina Stacey dari departemen obstetri dan ginekologi University of Auckland menyatakan bahwa aliran darah ke bayi menjadi terbatas ketika ibu tidur dalam posisi terlentang atau miring ke kanan dalam waktu yang lama. Hal ini kemungkinan yang menjelaskan hubungan tersebut.

Dalam studi ini Stacey dan tim mewawancarai 155 perempuan di Auckland yang melahirkan bayi mati antara Juli 2006-Juni 2009 saat usia kehamilan minimal 28 minggu, yang dibandingkan dengan kelompok kontrol dari 310 ibu yang sedang hamil.

“Ini adalah hipotesis baru dan kita harus mulai melihat masalah ini lebih dekat lagi. Hasil ini merupakan titik awal untuk penelitian masa depan,” ujar Stacey, seperti dikutip dari Reuters, Rabu (15/6/2011).

Hal ini dikarenakan temuan tersebut didasarkan pada sejumlah kecil perempuan, sehingga harus dilakukan kembali penelitian dengan skala yang lebih besar lagi. Jika dalam skala besar didapatkan hasil yang sama maka bisa dicari cara sederhana, murah dan alami untuk mengurangi jumlah bayi lahir mati. Studi ini dipublikasikan dalam British Medical Journal (BMJ).

“Ini adalah sesuatu yang sangat mudah dimodifikasi. Anda tidak perlu mengonsumsi obat tertentu dan cara tersebut tidak ada efek sampingnya,” ujar Stacey.

Selain itu ada banyak faktor lainnya yang terkait dengan kelahiran bayi mati termasuk obesitas, peningkatan usia ibu saat hamil, etnis atau ras tertentu, congenital anomali, kondisi plasenta dan kondisi lainnya yang belum diketahui.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) menemukan adanya lebih dari 2,6 juta kelahiran mati hingga akhir tahun lalu yang kebanyakan berasal dari kalangan perempuan di negara-negara miskin. Hal ini berarti setiap harinya ada lebih dari 7.200 bayi yang lahir mati.

Sumber:Detik.com