Depresi, stres dan kecemasan memang sebaiknya dihindari bagi semua orang, terlebih lagi bagi ibu yang sedang hamil. Studi menemukan bahwa ibu yang depresi dan stres saat hamil lebih berisiko memiliki anak lahir asma.

“Sekitar 70 persen ibu mengatakan mengalami tingkat kecemasan tinggi atau depresi saat mereka hamil dan melaporkan anak mereka telah mendesis (gejala asma) sebelum usia 5 tahun,” ujar Marilyn Reyes, peneliti senior di Mailman School of Public Health’s Columbia Center for Children’s Environmental Health (CCCEH) dan penulis utama studi, seperti dilansir Medindia, Sabtu (9/7/2011).

Menurut Reyes, memahami bagaimana kesehatan ibu mempengaruhi kesehatan pernapasan anak adalah penting dalam mengembangkan strategi yang efektif untuk mencegah asma.

Studi dengan partisipan 279 perempuan Afrika-Amerika dan Hispanik ini dilakukan sebelum, selama dan setelah kelahiran. Temuan ini mendukung pertumbuhan badan penelitian yang menyatakan bahwa paparan dapat mempengaruhi risiko anak mengembangkan asma.

Hasil studi ini telah dipublikasikan dalam Annals of Allergy, Asthma and Immunology, jurnal ilmiah American College of Allergy, Asthma and Immunology (ACAAI).

Lantas bagaimana mengatasi stres saat hamil?

Berikut beberapa tips mengatasi stres saat hamil:

  1. Cari penyebabnya. Renungkan dan diskusikan dengan suami dan keluarga apa saja hal-hal yang menjadi beban berat pikiran Anda.
  2. Jaga asupan nutrisi. Menjaga asupan makanan juga bisa membantu ibu hamil menekan risiko stres dan depresi.
  3. Rutin berolahraga. Tubuh yang sehat sangat membantu Anda dalam menjaga kesehatan jiwa dan pikiran.
  4. Hindari kebiasaan buruk, seperti rokok dan minuman alkohol. Alihkan perhatian Anda setiap kali keinginan untuk melakukan kebiasaan buruk tersebut datang dengan kegiatan yang bisa mendatangkan manfaat lebih bagi Anda. Kebiasaan buruk ini bisa memicu stres dan depresi.
  5. Jalin komunikasi. Tidak hanya dengan suami dan keluarga, komunikasi juga bisa dijalin antara sesama ibu hamil. Persamaan nasib dan pengalaman bisa membantu meringankan beban pikiran Anda.
  6. Rajin beraktivitas. Aktif melakukan aktivitas yang bermanfaat bagi ibu hamil, seperti beryoga, berkumpul bersama teman, dan rekreasi, akan membuat pikiran Anda tidak terfokus pada hal-hal berat yang biasanya Anda pikirkan dan juga menurunkan hormon stres.
  7. Istirahat nyaman dan cukup. Selain di rumah, istirahat juga bisa dilakukan saat bepergian ke luar kota. Pilih tempat berlibur yang nyaman dan tenang, sehingga Anda bisa istirahat dengan santai. Perhatikan pula posisi istirahat yang tepat bagi ibu hamil.
  8. Konsultasikan dengan dokter. Sebisa mungkin, semua keluhan dan perasaan tak nyaman Anda didiskusikan dengan dokter kepercayaan Anda. Dokter akan menilai apakah Anda membutuhkan pengobatan medis atau psikologis sehingga tindak pencegahan bisa segera dilakukan.
Sumber:Detik