Autisme adalah gangguan genetik yang menyebabkan ketidakmampuan belajar pada anak, seperti ketidakmampuan untuk berinteraksi atau berkomunikasi dengan orang lain. Dengan melakukan kegiatan kreatif, sosial dan fisik untuk anak-anak autisme secara teratur, seorang orang tua dapat membantu anaknya untuk menghadapi ketidakmampuannya dalam belajar sesuatu.

Dengan berbagai kegiatan-kegiatan menarik seorang anak dapat meningkatkan kemampuannya dalam belajar sesuatu, apalagi jika dilakukan sejak dini. Orangtua harus melakukan kegiatan tertentu untuk anak-anak autisme secara teratur, sehingga anak autis memahami dirinya sendiri, teman-temannya dan semua orang atau segala sesuatu di sekelilingnya. Berikut ini berbagai kegiatan-kegiatan menyenangkan yang sangat berguna untuk anak-anak autisme:
  • Musik. Kegiatan seperti menyanyi, memainkan alat musik atau hanya mendengarkan lagu-lagu, dapat memainkan peran yang sangat penting dalam proses belajar anak autis. Orang tua dapat mengajarkan pola-pola perilaku anak tertentu dan menghubungkannya dengan jenis musik tertentu. Sebagai contoh, perintah seperti “berdiri” atau “duduk” dapat dikaitkan dengan lagu-lagu tertentu, sehingga ketika lagu dimainkan, anak tahu apakah ia seharusnya berdiri atau duduk.
  • Selain itu, saat bermain alat musik, jika anak-anak meniru nada-nada, hal ini dapat berfungsi sebagai kegiatan untuk melatih keterampilan sosial.
  • Bermain di sebuah taman bermain. Kegiatan sederhana di luar ruangan seperti bermain di taman, main ayunan, seluncuran, bermain pasir dll. Dapat membantu anak autis untuk mengembangkan kemampuan motoriknya, memperbaiki keseimbangan serta meningkatkan kenyamanannya dalam lingkungan sosial. Tentu saja, semua aktivitas harus dilakukan di bawah pengawasan orang tua.
  • Membacakan cerita pada anak atau membiarkan anak membaca cerita. Orang tua dapat menceritakan sebuah kisah kepada anak-anak autis atau anak-anak bisa membaca sendiri cerita dari buku, dan orang tua dapat menjelaskannya.
  • Olahraga. Karena anak-anak autis sangat tidak nyaman dalam bermain game yang mengharuskan mereka untuk berada dalam kontak fisik yang konstan dengan orang lain, olahraga individual dapat dilakukan, berbeda dengan sepak bola yang merupakan permainan tim. Hal ini sangat baik untuk anak-anak autis karena mereka membantu mereka mengembangkan keterampilan individual.
  • Seni dan Kerajinan. Kegiatan seni dan kerajinan seperti menggambar atau melakukan kerajinan kertas sederhana, dapat membantu anak autis untuk menumbuhkan kreativitas dan dalam beberapa kasus, kita dapat mengetahui bakat tersembunyi mereka. Selain itu, bermain dengan warna-warna adalah kegiatan yang sangat disukai anak-anak. Jadi, kegiatan ini adalah pengalaman belajar yang besar untuk anak-anak autis dan orang tua atau guru harus melakukannya secara berkala.
  • Fotografi. Salah satu kegiatan yang sangat baik untuk anak-anak autis adalah membawa mereka ke lokasi yang indah, memberi mereka kamera dan meminta mereka untuk menangkap apa saja dan segala sesuatu yang mereka anggap menarik. Kemudian, foto-foto ini dapat dikumpulkan dan dipasang di dinding.
  • Lempar Bola . Salah satu kegiatan sensorik yang sangat baik untuk anak-anak autis adalah bermain lempar bola. Anak-anak bisa belajar bagaimana bermain dalam tim, mengembangkan keterampilan motorik mereka.
Kegiatan-kegiatan yang disebutkan di atas, tidak hanya memberikan mereka pengalaman belajjar yang baik,  tetapi juga sangat menghibur dan menyenangkan. Jadi, melakukan kegiatan ini dalam rutinitas sehari-hari membuat dia belajar sambil bersenang-senang pada saat yang sama!