MINUM teh hijau memang dapat memangkas jumlah kolestrol ‘buruk’ di dalam tubuh tanpa menganggu kolesterol ‘baik’. Inilah yang menjadi banyak alasan mengapa banyak orang menggemari minuman tersebut.

“Analisis dalam penelitian ini menunjukkan bahwa minuman atau ekstrak teh hijau memang menghasilkan pengurangan signifikan dalam serum total kolesterol dan kolesterol LDL, tapi tidak berpengaruh pada kolesterol HDL,” tulis Xin-Xin Zheng dan rekannya dari Peking Union Medical College di Beijing dalam American Journal of Clinical Nutrition.

Efek penurunan kolesterol dari teh hijau mungkin disebabkan catechin, yakni zat yang mengurangi penyerapan kolesterol dalam usus, kata para peneliti. Namun, penurunan ini terhitung cukup kecil, kata Nathan Wong, yang menjalankan program pencegahan penyakit jantung di University of California, Irvine.

Untuk itu, ulasnya, teh hijau sebaiknya tidak direkomendasikan dalam penggunaan obat-obatan penurun kolesterol untuk pasien dengan kolesterol tinggi,” katanya kepada Reuters Health, Kamis (7/7).

Beberapa peneliti pun telah menyampaikan keprihatinan atas efek samping yang mungkin timbul akibat mengonsumsi terlalu banyak teh hijau. Sebelumnya, telah muncul laporan adanya kasus kerusakan hati dan teh hijau juga dapat mengurangi efektivitas beberapa obat.

Namun, Wong mengatakan bahwa minum teh hijau dalam jumlah sedikit bisa berguna untuk menyehatkan jantung, terlebih dengan efeknya terhadap kolesterol. Teh hijau juga telah dikaitkan dengan penurunan risiko beberapa jenis kanker serta risiko kematian akibat pneumonia. (Pri/OL-06)

Sumber:Media Indonesia