Anda tentu sering mendengar tentang khasiat teh, mulai dari merilekskan pikiran hingga menurunkan tekanan darah. Teh pun ada berbagai macam jenisnya, teh hitam, teh hijau, teh putih dan oolong. Namun pernahkah Anda mendengar istilah teh merah?

Teh merah atau yang biasa dikenal dengan nama teh Rosella ini bukan berasal dari daun teh seperti yang kita ketahui. Teh merah berasal dari bunga Rosella yang dikeringkan dan dipercaya memiliki khasiat yang sangat berguna bagi kesehatan.
Bunga dengan nama latin Hibiscus sabdariffa linn ini ditemukan oleh M. de L’Obel, seorang botani Belanda pada tahun 1576 ketika bunga tersebut ditanam dihalaman rumah di Pulau Jawa.
Bunga Rosella kering diyakini berkhasiat mengurangi bahkan menyembuhkan berbagai macam penyakit, seperti menurunkan asam urat, penetral racun, menurunkan tekanan darah, mencegah kanker, meredakan batuk, sebagai anti bakteri, mendtimulasi gerak perilastik usus, dan sebagainya.
Kelopak bunga Rosella juga berperan sebagai antisariawan, sembelit, gangguan jantung, mengurangi risiko osteoporosis bahkan mencegah kanker darah.
Penelitian tentang uji komponen zat gizi dan aktifitas antioksidan pada kelopak Rosella menyebutkan bahwa kadar antioksidan yang terkandung dalam kelopak kering Rosella jauh lebih tinggi dibandingkan tanaman lainnya. Zat aktif dalam bunga berwarna merah tersebut berupa gossypetinantosianin dan glucoside hibiscin.
Dalam 100 gram bunga Rosella kering, terdapat kandungan :
– Kalori 49 kal
– 84,5% H2O
– 1.9 gram protein
– 12,3% karbohidrat
– 3 gram betakarotin
– 1,2 gram serat
Dan berbagai macam kandungan yang berguna bagi kesehatan dan meningkatkan stamina tubuh Anda. Bunga kering Rosella kini sudah banyak dijual dipasaran, Anda dapat dengan mudah mendapatkannya di pasar tradisional maupun pasar swalayan.
Cukup dengan menyeduh 3 kelopak bunga rosella kering dengan segelas air panas, tunggu beberapa saat hingga warna dan aroma Rosella keluar. Anda juga bisa menambahkan gula bila Anda suka.
Sumber:Media Indonesia