Mempercepat sistem metabolik merupakan salah satu faktor utama menjaga tubuh Anda agar langsing. Tentu saja tanpa melupakan olahraga teratur. Tetapi selain itu, beberapa nutrisi yang tepat dapat membantu mempercepat metabolisme Anda.

Menurut Lifemojo, faktor yang mempengaruhi apakah berat badan Anda bertambah atau berkurang adalah sistem metabolisme dan proses pembakaran kalori. Semakin tinggi metabolisme, semakin cepat makanan dicerna dan lebih banyak kalori yang terbakar, sehingga tidak menyebabkan timbunan lemak dalam tubuh.

Metabolisme merupakan proses tubuh yang mengubah makanan dan minuman yang dikonsumsi menjadi energi. Selama proses biokimia yang kompleks, kalori dalam makanan dan minuman yang dikombinasikan dengan oksigen akan melepaskan energi yang dibutuhkan untuk fungsi tubuh.

Sebenarnya ada beberapa nutrisi yang dapat membantu mempercepat sistem metabolisme tubuh. Silakan coba!

Telur
Protein membantu meningkatkan metabolisme. Nah, telur merupakan salah satu sumber protein terbaik. Hanya saja perlu diingat bahwa kandungan lemak di kuning telur sangat tinggi. Jadi pertimbangkan untuk memakan putih telurnya saja. Albumin dalam putih telur membantu membangun massa tubuh tanpa lemak, juga membantu membakar lemak.

Teh hijau
Sebuah studi yang dilakukan University of Geneva menemukan bahwa teh hijau mengandung polifenol katesin, bahan fitokimia yang dapat mempercepat metabolisme. Di samping itu teh hijau mengandung antioksidan kuat flavonoid yang membantu melindungi tubuh terhadap penyakit jantung, stroke, dan kanker.

Kafein
“Segelas minuman berkafein seperti teh atau kopi dapat meningkatkan metabolisme basal sekitar 5-10% selama dua jam,” kata Dr. Nicola Lowe, dosen nutrisi senior di University of Central Lancahire, seperti dikutip Dailymail.

Menurutnya, kafein sebagai stimulan dapat meningkatkan aktivitas saraf dan membuat tubuh lebih terjaga. Kafein juga mengubah penggunaan bahan bakar, sehingga tubuh membakar lebih banyak lemak untuk energi, bukan glukosa.

Almond
Almond mengandung asam lemak esensial dan serat, yang bukan hanya meningkatkan metabolisme tetapi juga mengenyangkan dan menahan keinginan makan berlebihan, sehingga membantu penurunan berat badan.

Yoghurt
Yoghurt merupakan probiotik yang sehat untuk bakteri dalam usus. Hal ini tidak hanya membantu pencernaan lebih baik, tetapi juga mempercepat metabolisme tubuh. Selain itu, yoghurt dibuat dengan susu rendah lemak serta baik kualitas proteinnya. Jadi, yoghurt benar-benar bermanfaat untuk menurunkan berat badan.

Lemon/Jeruk Nipis
Lemon atau jeruk nipis mengandung vitamin C yang tinggi, berfungsi sebagai antioksidan dalam tubuh. Lemon dapat meningkatkan aktivitas metabolik pada hati. Hati sendiri mempunyai tanggung jawab memproses lemak dan mendukung sistem pencernaan.

Air dingin
Sebuah studi terbaru yang dilakukan oleh sekelompok peneliti Jerman mengklaim bahwa dengan mengonsumsi air dingin, tingkat metabolisme akan meningkat menjadi 24% setelah periode 90 menit.

Bayam
Bayam kaya akan serat dan dapat mempercepat proses metabolisme tubuh, sehingga membantu proses penurunan berat badan. Bayam juga mengandung besi, kalium, dan magnesium serta dianggap memiliki sifat antioksidan yang baik. Jadi, bayam bukan hanya membantu menghilangkan radikal bebas saja, tetapi juga membantu memperbaiki jaringan otot yang rusak.

Gandum
Gandum merupakan sumber sempurna karbohidrat kompleks dan serat, yang membantu meningkatkan proses metabolisme. Hasil akhirnya, tentu saja turunnya berat badan.

Nah, banyak hal yang bisa kita lakukan menuju badan yang langsing.