Kolesterol tinggi mempengaruhi kehidupan kita, baik itu gemuk atau kurus sama yang disebabkan oleh alasan tertentu. Untuk memahami mengapa orang kurus memiliki kolesterol lebih tinggi, dibawah ini ada 5 alasan yang akan memberikan Anda beberapa informasi:

1. Mereka tidak cukup berolahraga.
Salah satu alasan mengapa individu kurus memiliki kolesterol tinggi adalah bahwa mereka kurang latihan atau mereka bahkan tidak berolahraga sama sekali. Sebagai akibat dari kurang olahraga, ada peningkatan dari asam lemak jenuh dalam sistem tubuh mereka, yang menyebabkan peningkatan kadar kolesterol.

2. Mereka memiliki kebiasaan makan yang buruk.
Bahkan orang kurus bisa memiliki kadar kolesterol tinggi karena mereka memiliki pola makan yang buruk. Meskipun mereka tampak kurus, tetapi terdapat lemak didalam tubuh mereka. Meningkatnya kadar kolesterol dalam darah mereka karena beberapa makanan yang mengandung asam lemak jenuh. Makanan-makanan ini dianggap kaya kolesterol jahat seperti margarin, hati babi, kuning telur, udang dan telur puyuh. Terutama ketika semua makanan tadi dimasak dengan cara yang salah. Orang kurus tidak benar-benar peduli tentang apa saja jenis makanan yang mereka konsumsi. Mereka merasa berat badan kurang dan kurang mendapatkan makanan, tetapi yang mereka makan adalah makanan yang mengandung kolesterol jahat.

3. Kebanyakan orang kurus memiliki gaya hidup.
Sebuah gaya hidup merupakan faktor risiko untuk berkembangnya beberapa penyakit. Orang kurus cenderung tetap aktif karena gaya hidup mereka. Gaya hidup seperti ini juga ada di antara penderita obesitas. Aktivitas fisik sedikit atau tidak adalah apa yang mereka lakukan di hari biasa. Duduk, menonton TV, dan tidur adalah kegiatan yang menyita sebagian besar waktu mereka. Akibatnya, asam lemak jenuh meningkat, dan diikuti tingkat kenaikan kolesterol jahat dalam sistem mereka.

4 Kebanyakan orang kurus minum alkohol dalam jumlah berlebihan.
Daripada makan dengan baik untuk kesehatan yang baik, orang yang kurus lebih memilih menghabiskan waktu untuk minum-minuman beralkohol demi mengisi perut mereka. Sebagai efek, alkohol berlebihan meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh. Pada saat minum, sebaliknya alkohol benar-benar dapat meningkatkan high-density lipoprotein (HDL), atau kolesterol baik. Namun, terlalu banyak alkohol tidak dapat sepenuhnya dimetabolisme oleh hati menyebabkan peningkatan low-density lipoprotein (LDL), atau kolesterol jahat.

5 Kebanyakan orang mengalami stres kronis tipis.
seseorang yang kurus akan menunjukkan stres kronis yang merupakan faktor mengapa mereka memiliki kolesterol tinggi. Studi penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kadar kolesterol didalam hasil respon biologis tubuh terhadap stres yang melibatkan akumulasi sumber energi seperti asam lemak dan glukosa, membuat mereka berkurang berat badan. Stres juga merupakan faktor risiko utama dalam pengembangan penyakit utama.

Hanya karena beberapa orang tampak kurus tidak berarti bahwa mereka berada di dalam kondisi sehat didalam dan diluar. Tubuh bisa menipu, juga, proses yang rumit dari tubuh manusia yang seringkali terlalu rumit untuk memahami dan terlalu rumit bagi pikiran manusia untuk memahami. Tidak peduli apa jenis berat badan yang Anda miliki, adalah sangat penting untuk tetap fit dengan mengikuti diet sehat dan menjaga latihan teratur. Memberikan diri Anda waktu istirahat yang cukup dan berpikir positif juga cara yang bagus untuk tetap sehat.