Mungkin selama ini kita tidak menyangka kalau ternyata protein bisa menyebabkan keracunan, berikut ini adalah gejala-gejala dari keracunan protein yang bisa saya rangkum di artikel pendek ini. Penyakit degeneratif dari segala jenis baik langsung atau tidak langsung disebabkan oleh keracunan protein. Mari kita mulai dengan kanker.

Kanker ini disebabkan, ketika protein berlebih dalam tubuh, menyebabkan reaksi merugikan terhadap zat beracun, menyebabkan tubuh kehilangan kontrol sel. Setelah ini terjadi sel-sel mulai tumbuh di luar pengawasan otak. Kanker adalah sel-sel tubuh yang normal dan pada dasarnya melakukan aktivitas mereka sendiri, dengan langkah mereka sendiri. Telah diketahui selama bertahun-tahun bahwa kanker dapat diaktifkan atau dinonaktifkan dengan menyesuaikan tingkat protein.

Arthritis, terutama disebabkan oleh keracunan protein. Hal ini diperburuk oleh terlalu banyak mineral anorganik dalam makanan. Tingkat protein yang tinggi berhubungan dengan tingginya kadar asam urat. Asam urat telah lama dikenal menggerogoti tulang rawan di sendi. Menurunkan kadar protein merupakan langkah pertama dalam menyingkirkan artritis.

Penyakit jantung, diabetes dan kebanyakan penyakit lainnya dapat langsung atau tidak langsung terkait dengan konsumsi protein hewani. Kebanyakan orang yang makan produk hewani mendapat asupan protein berlebih dimana tubuh tidak dapat digunakan untuk membangun jaringan sehat kuat. Protein ini merupakan limbah beracun secara berlebih tubuh harus berurusan dengannya. Banyak yang diserap oleh tubuh dan menyebabkan banyak kerusakan.

Konsumsi tingkat tinggi protein hewani menghasilkan kondisi asam dalam tubuh yang merupakan penyebab langsung dari osteoporosis atau pengeroposan tulang, dan kerusakan gigi. Ini disebabkan karena racun tersebut dapat merusak kalsium yang digunakan untuk menjaga asam dari terusakan tubuh anda.

Kebanyakan orang berpikir bahwa kita menggunakan protein untuk membangun otot sehingga tercipta otot yang kuat. Yang benar adalah bahwa kita menggunakan asam amino untuk menciptakan protein yang kita butuhkan untuk membangun otot yang kuat dan setiap bagian lain dari tubuh. Tubuh kita harus memecah protein yang kita konsumsi menjadi asam amino individu sebelum kita dapat menggunakannya. Proses ini seharusnya terjadi dalam sistem pencernaan. Ia memiliki waktu yang cukup untuk mengubah protein menjadi asam amino sehingga dapat digunakan.

Sumber terbaik untuk asam amino, untuk membangun tubuh yang kuat, adalah sayur-sayuran dan buah-buahan. Salad selada memiliki protein yang lebih bermanfaat dalam bentuk asam amino daripada steak. Karena makanan nabati yang paling memiliki protein untuk membentuk tubuh kita, karena itu tubuh perlu memiliki sedikit pekerjaan yang harus dilakukan untuk mencerna makanan.

Ada sebuah studi paling lengkap yaitu The China Study yang secara jujur mempelajari dan memahami bagaimana keracunan protein adalah terkait dengan konsumsi produk hewani. Karena itulah marilah kita jaga pola makan kita agar tubuh kita memperoleh asupan protein yang cukup sehingga tidak menimbulkan dampak racun dari kelebihan protein.