Hepatitis berarti radang atau bengkak hati, dapat disebabkan oleh bahan kimia atau obat, atau berbagai jenis infeksi virus. Salah satu penyebab umum hepatitis berjangkit adalah virus hepatitis A. Infeksi dengan satu jenis virus hepatitis TIDAK memberikan perlindungan terhadap infeksi dengan virus hepatitis lain.

1. Apa itu hepatitis A?
Hepatitis A merupakan infeksi virus pada hati. Virus ini ditularkan melalui rute fekal-oral termasuk makanan atau air tercemar, atau melalui kontak langsung dengan
orang yang terinfeksi. Vaksinasi dan kebersihan baik mencegah infeksi.

2. Apa gejalanya?
Gejala-gejala termasuk terasa kurang sehat, rasa sakit, demam, mual, kurang nafsu makan, perut terasa kurang enak, diikuti dengan air seni berwarna pekat, tinja pucat dan penyakit kuning (mata dan kulit menjadi kuning). Penyakit biasanya berlanjut selama satu sampai tiga minggu (walaupun gejala tertentu dapat berlanjut lebih lama) dan hampir selalu diikuti dengan penyembuhan sepenuhnya. Anak-anak kecil yang terinfeksi biasanya tidak menderita gejala. Hepatitis A TIDAK mengakibatkan penyakit hati jangka panjang dan kematian akibat hepatitis A jarang terjadi. Jangka waktu antara kontak dengan virus dan timbulnya gejala biasanya empat minggu, tetapi dapat berkisar antara dua sampai tujuh minggu.

3. Bagaimana penyakit ini ditularkan?
Orang yang terinfeksi dapat menularkan virus ini kepada orang lain dari dua minggu sebelum timbulnya gejala sampai seminggu setelah timbulnya penyakit kuning (kira-kira tiga minggu secara keseluruhan). Jumlah virus yang besar ditemui dalam tinja (kotoran) orang yang terinfeksi selama waktu penularan. Virus ini dapat hidup di lingkungan selama beberapa minggu dengan keadaan yang benar (misalnya, dalam saliran).

Hepatitis A biasanya ditularkan sewaktu virus dari orang yang terinfeksi tertelan oleh orang lain melalui :
• makan makanan tercemar
• minum air tercemar
• menyentuh lampin, seprai dan handuk yang dikotori tinja dari orang yang dapat menularkan penyakit
• hubungan langsung (termasuk seksual) dengan orang yang terinfeksi.

Wabah hepatitis A yang dilaporkan telah dilacak ke :
• penularan dari seorang ke orang lain, termasuk di kalangan pria yang
• berhubungan kelamin dengan pria air minum yang tercemar dengan saliran
• makan makanan yang telah dicemari saliran seperti kerang-kerangan
• makan makanan yang tercemar oleh pekerja makanan yang dapat
• menularkan penyakit.

Infeksi hepatitis A tetap menjadi masalah bagi orang yang sedang melakukan
perjalanan ke luar negeri terutama orang yang sedang berkunjung ke negara-
negara di mana hepatitis A umum terjadi.

4. Siapa saja yang menghadapi risiko?
Orang yang belum menderita hepatitis A dan belum divaksinasi terhadap
penyakit ini menghadapi risiko terjangkit penyakit ini.

5. Bagaimana penyakit ini dicegah?
Vaksinasi
Tersedia vaksin yang aman dan efektif terhadap hepatitis A. Vaksin ini
mungkin memakan waktu sampai dua minggu untuk memberikan
perlindungan.
Vaksinasi direkomendasikan untuk kelompok-kelompok berikut yang
menghadapi risiko lebih tinggi:
• orang yang berkunjung ke negara di mana hepatitis A umum terjadi (kebanyakan negara sedang membangun
• orang yang sering berkunjung ke masyarakat pribumi di luar kota dan daerah terpencil
• pria yang berhubungan kelamin dengan pria
• petugas penitipan anak siang hari dan prasekolah
• penyandang cacat intelektual dan penjaganya
• beberapa petugas kesehatan yang bekerja dalam atau dengan masyarakat pribumi
• petugas saliran
• tukang leding
• pengguna narkoba suntik
• pasien yang menderita penyakit hati kronis
• penderita hemofilia yang mungkin menerima konsentrat plasma terkumpul

Apa lagi yang dapat dilakukan untuk mencegah hepatitis A?
Semua orang harus selalu mencuci tangan dengan baik dengan sabun dan air mengalir selama sekurang-kurangnya 10 detik dan dikeringkan dengan handuk bersih :
• setelah menggunakan kamar mandi / WC
• sebelum makan
• sebelum menykan makanan atau minuman
• setelah menyentuh benda seperti lampin dan kondom.

Apa saja yang dapat dilakukan untuk mencegah dari menginfeksi orang lain?
Jika Anda menderita hepatitis A, di samping mencuci tangan Anda dengan bersih, Anda harus menjauhi dari kegiatan berikut ketika dapat menularkan penyakit (yaitu, sampai sekurang-kurangnya seminggu setelah timbulnya penyakit kuning):
• JANGAN mempkan makanan atau minuman untuk orang lain
• JANGAN menggunakan alat makan atau alat minum yang sama dengan orang lain
• JANGAN menggunakan seprai dan handuk yang sama dengan orang lain
• Jangan berhubungan kelamin
• Cuci alat makan dalam air bersabun, dan cuci seprai dan handuk dengan mesin cuci

Orang berikut yang menderita hepatitis A harus tidak menghadiri tempat kerja atau sekolah ketika dapat menularkan penyakit :
• orang yang mengendalikan makanan atau minuman
• orang yang pekerjaannya melibatkan hubungan pribadi secara dekat, misalnya petugas penitipan anak dan petugas kesehatan
• staf, anak-anak dan kaum remaja harus tidak menghadiri fasilitas penitipan anak atau sekolah ketika dapat menularkan penyakit
• semua pasien harus bertanya kepada dokternya sebelum kembali bekerja atau bersekolah.

6. Bagaimana penyakit ini didiagnosis?
Diagnosis berdasarkan gejala pasien dan dikonfirmasikan dengan tes darah yang menunjukkan antibodi IgM terhadap hepatitis A.

7. Bagaimana penyakit ini dirawat?
Tidak ada perawatan spesifik untuk hepatitis A. Kontak di rumah dan pasangan seksual orang yang dapat menularkan penyakit biasanya memerlukan suntikan imunoglobulin. Infeksi tersebut dapat mencegah atau mengurangi penyakit jika diberikan dalam waktu dua minggu setelah kontak dengan orang yang dapat menularkan penyakit.

8. Apa tanggapan kesehatan umum?
• Dokter, rumah sakit dan laboratorium harus melaporkan kasus hepatitis A kepada Unit Kesehatan Umum setempat secara rahasia.
• Staf Unit Kesehatan Umum akan bekerja sama dengan dokter, pasien atau keluarga pasien untuk menentukan kontak dekat yang menghadapi risiko infeksi dan mengatur agar orang yang menghadapi risiko menerima informasi tentang penyakit ini. Staf unit tersebut mengikuti garis pedoman khusus untuk menangani kasus hepatitis A di kalangan orang yang menghadiri atau bekerja di pusat penitipan anak, dan juga di kalangan orang yang mengendalikan makanan untuk dijual.

Staf Unit Kesehatan Umum juga menyelidiki wabah hepatitis A untuk menentukan penyebab wabah tersebut, mengendalikan penularannya dan mencegah infeksi lebih lanjut

Sumber : www.health.nsw.gov.au