Menopause adalah suatu tahap dalam kehidupan seorang wanita dimana periode menstruasinya berhenti secara permanen. Anda tidak perlu khawatir tentang hal tersebut, karena menopause merupakan proses alami bagi setiap perempuan. Biasanya perempuan mengalami menopause antara usia 48-55 tahun.

Ada kasus di mana menopause terjadi lebih awal, bahkan ada yang mengalami menopause pada usia diatas 55 tahun. Anda merasa terlambat menopause? Tidak ada yang perlu dikuatirkan. Penyebab utama dari menopause adalah perubahan hormon pada tubuh, perubahan ini berbeda-beda pada setiap  wanita. Oleh karena itu, ada beberapa wanita yang mengalami menopause pada usia yang tepat sementara wanita yang lain tidak. Pada Artikel ini, kita akan membahas mengapa Anda Terlambat Menopause.
Jangan menganggap terlambat menopause hal yang berbahaya, karena sebenarnya terlambat menopause adalah hal yang baik. Ini berarti ovarium Anda berfungsi dengan baik dan sekresi hormon Anda sempurna. Untuk selanjutnya, terlambat menopause mempunyai sisi negatif dan positif. Tetapi jangan kuatir, terlambat menopause mempunyai banyak sisi positif ketimbang sisi negatif.
Biasanya, pada waktu menopause yang normal atau yang terjadi lebih awal, tubuh wanita mengalami serangkaian perubahan hormonal dan wanita lebih berisiko terkena penyakit jantung, kanker payudara dan sebagainya. Dengan terlambat Menopause, tubuh seorang wanita mempertahankan kadar estrogen dan progesteron (hormon wanita) yang lebih tinggi dan yang mengurangi risiko terkena kanker payudara, kanker serviks dan penyakit jantung lainnya. Oleh karena itu, bila Anda terlambat menopause, jangan kuatir karena justru menguntungkan.
 
Apa yang Menyebabkan Anda Terlambat Menopause?
Perlu Anda ketahui ada dua hormon wanita utama yang memungkinkan setiap wanita mengalami masa menstruasi dan hamil, yaitu estrogen dan progesteron. Tubuh Anda mulai mempersiapkan diri untuk tahun-tahun transisi menopause dahulu, dengan mengurangi produksi hormon-hormon wanita secara bertahap. Tapi dalam kasus terlambat menopause, tubuh terlambat dan memungkinkan tubuh mempertahankan hormon ini, sehingga terjadi terlambat menopause.
Obesitas dianggap menjadi salah satu alasan penyebab terlambat menopause. Hasil dari sebuah penelitian terbaru menunjukkan bahwa perempuan yang memiliki berat badan berlebih memiliki kecenderungan untuk mengalami terlambat menopause. Hal ini karena kelebihan berat badan dapat menggeser siklus hormonal dan memicu tubuh untuk memproduksi hormon lebih banyak. Dengan demikian, memungkinkan wanita untuk mempertahankan tingkat hormon estrogen dan progesteron yang tinggi, sehingga menopause menjadi terlambat.
Fibroid rahim adalah tumor(bukan kanker) jinak tidak yang paling umum terjadi pada wanita. Pertumbuhan fibroid ini tergantung pada kadar estrogen dan progesteron. Pertumbuhan fibroid rahim dapat dihambat karena tingginya tingkat hormon-hormon ini, maka tubuh kita terus memproduksi mereka untuk menghambat pertumbuhan tumor. Itulah sebabnya tingkat hormon menjadi tinggi dan menyebabkan menopause terlambat.
Kehamilan yang berkali-kali juga menjadi salah satu alasan mengapa Anda terlambat menopause. Genetika memainkan peran penting dalam terjadinya terlambat menopause. Jika ibu atau nenek Anda memiliki masalah yang sama, ada kemungkinan bahwa Anda juga akan melalui proses yang sama, meskipun sangat jarang.
Jika Anda mulai menyadari bahwa Anda mengalami terlambat menopause, Anda harus memastikan, bahwa itu terjadi secara alami, bukan karena tumor seperti yang disebut diatas. Terlambat menopause merupakan keuntungan bagi wanita, karena biasanya lebih tahan terhadap resiko medis lainnya.