Beraktivitas saat hamil memang lebih menyenangkan ketimbang hanya berdiam diri di rumah. Tetapi sebuah penelitian mengatakan bahwa tempat bekerja ibu saat hamil berisiko membuat bayi tekena asma.
Masalah pernapasan biasanya didapat ketika seseorang seringkali terpapar atau menghirup bahan kimia atau zat-zat alamiah tertentu. Kini, sebuah penelitian terbaru menemukan bahwa tempat bekerja bisa menimbulkan risiko terkena asma pada bayi yang belum lahir.
Para peneliti dari School of Public Health di Denmark telah mempelajari hasil percobaan yang melibatkan hampir 43 ribu orang dalam kurun waktu tujuh tahun. Dalam penelitian tersebut mereka menemukan adanya hubungan antara ibu yang bekerja di bidang otomotif, furnitur, sepatu, cat dan lem dengan risiko asma pada anak-anak mereka.
Seperti yang dikutip dari DailyMail, penelitian itu mengemukakan bahwa 15,8 persen dari semua anak menderita asma. Sedangkan 18,6 persen bayi yang ibunya lebih sedikit menghirup bahan kimia cenderung jarang terkena risiko asma.
Pemimpin penelitian Dr Berit Hvass Christensen mengatakan,”Ini merupakan penelitian dengan skala besar pertama yang menunjukkan adanya hubungan antara eksposur ibu selama bekerja dengan asma pada anak-anak. Sementara hubungan tersebut sudah ditemukan, hasil kami pada tahap ini cukup sederhana dan penelitian lebih lanjutt pun diperlukan untuk mengetahui bahan kimia yang paling berpotensi menyebabkan bahaya.”