Semua orang tahu bahwa merokok bukanlah kebiasaan baik, terutama bagi wanita hamil. Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa wanita hamil yang merokok cenderung melahirkan bayi dengan gangguan jantung bawaan.

Sebuah penelitian terbaru menemukan bahwa ibu hamil yang merokok pada trimester pertama, 20 persen hingga 70 persen kemungkinan besar bayinya akan terlahir dengan gangguan jantung bawaan. Seperti dikutip dari Times of India, gangguan jantung bawaan ini adalah jenis yang paling umum dari kelainan lahir dan berkontribusi sekitar 30 persen kematian bayi dari kelainan lahir setiap tahunnya.

Penelitian yang dilakukan U.S. Center for Disease Control and Prevention (CDC) yang diterbitkan pada jurnal Pediatrics, menemukan adanya hubungan antara paparan tembakau dan beberapa jenis kelainan pada bayi. Kelainan tersebut seperti, hambatan aliran darah dari sisi kanan jantung ke paru-paru (hambatan saluran keluar ventrikel kanan) dan bukaan antara ruang atas dari jantung (atria septal cacat).

“Wanita perokok mesti berpikir untuk menghentikan kebiasaan merokok dan bila mereka dinyatakan hamil maka mereka harus segera menghentikan kebiasaan tersebut, “ujar Direktur CDC Thomas R. Frieden.

“Berhasil berhenti merokok selama kehamilan juga dapat menurunkan kemungkinan komplikasi saat kehamilan seperti kelahiran bayi prematur dan berat badan bayi yang rendah saat lahir, “kata adolfo correa, petugas media di CDC.

Temuan ini berdasarkan populasi gangguan jantung bawaan di Amerika Serikat dan ditemukan 2.525 kasus dari 3.435 kelahiran bayi yang lahir dari tahun 1981 sampai 1989.