Diabetes bisa menyerang ibu hamil atau biasa disebut dengan diabetes gestational. Kini peneliti berhasil menemukan faktor risiko dari terjadinya diabetes ketika hamil.
Studi yang dipublikasikan dalam BJOG: An International Journal of Obstetrics and Gynaecology menuturkan bahwa perempuan dari ras tertentu, nilai BMI dan usia menjadi faktor risiko penting terhadap pengembangan diabetes melitus gestational.
Hasil ini didapatkan dari data 585.291 kehamilan perempuan yang mengikuti perawatan antenatal dan persalinan pada tahun 1988-2000. Studi ini melibatkan 1.688 perempuan yang punya diabetes gestational dan 172.632 perempuan yang tidak.
Usia dari ibu hamil ini dibedakan menjadi beberapa kelompok yaitu kurang dari 20 tahun, 20-24 tahun, 25-29 tahun, 30-34 tahun, 35-39 tahun dan di atas 40 tahun. Serta melihat hubungan bagaimana interaksi antara faktor risiko ini dengan perkembangan diabetes gestational.
Dalam studi ini diketahui perempuan ras Eropa putih lebih berisiko jika hamil di atas usia 30 tahun, ras hitam Afrika dan Karibia lebih berisiko jika hamil di atas usia 25 tahun, sedangkan ras Asia Selatan lebih berisiko jika berusia lebih dari 20 tahun.
Sementara untuk nilai BMI diketahui ras Eropa dan kelompok kulit hitam Karibia yang memiliki kelebihan berat badan secara signifikan lebih berisiko mengembangkan diabetes gestational dibanding ras hitam Afrika dan perempuan Asia Selatan.
“Komplikasi dari diabetes gestational mempersulit sekitar 3-5 persen kehamilan,” ujar Dr Makrina Savvidou, konsultan obstetri dan fetal medicine dari Academic Department of Obstetrics and Gynaecology di Chelsea and Westminster Hospital, seperti dikutip dari MedIndia, Kamis (10/11/2011).
Sebelum ada studi ini, hal-hal yang dijadikan faktor risiko adalah riwayat kesehatan pribadi dan juga keluarga terhadap diabetes gestational serta bayi yang dikandung memiliki berat badan yang besar.
“Namun studi baru ini menunjukkan bahwa usia ibu, ras dan BMI yang dimiliki bisa menjadi faktor yang secara signifikan berkontribusi terhadap pengembangan diabetes gestational,” ujarnya.
Untuk itu sangat penting bagi dokter dalam menyadari semua faktor yang bisa berkontribusi terhadap diabetes gestational karena dapat memberikan dampak yang merugikan. Disarankan ibu hamil untuk mengonsumsi makan sehat, mengendalikan berat badan sebelum hamil dan menjaga berat badan saat hamil.