Kesehatan gigi dan mulut tak hanya penting bagi wanita hamil, tapi juga mereka yang sedang merencanakan kehamilan. Berdasar sebuah penelitian di Australia, kesehatan gigi dan mulut yang buruk memengaruhi proses pembuahan. 
Seperti dikutip dari Times of India, penelitian untuk mengungkap hubungan antara kesehatan gigi dan mulut dengan tingkat kesuburan itu dilakukan terhadap 3.737 wanita hamil.
Roger Hart, Profesor Pengobatan Reproduksi Universitas Western, Perth, Australia, mengatakan, penyakit gusi atau penyakit periodontal kronis terjadi akibat penumpukan plak. Kondisi ini bisa memicu timbulnya ratusan bakteri pemicu infeksi. Bakteri-bakteri inilah yang rentan menyebar melalui pembuluh darah ke tubuh, termasuk organ reproduksi. 
Dalam penelitian itu, Hart dan timnya menemukan bahwa wanita dengan gangguan kesehatan gusi rata-rata membutuhkan waktu lebih dari tujuh bulan untuk hamil setelah menikah. Lebih lama sekitar dua bulan dibandingkan mereka yang tidak mengalami gangguan gusi. 
Lewat studi yang dipresentasikan dalam pertemuan tahunan Society of Human Reproduction and Embryology, Hart menyarankan mereka yang tengah merencanakan kehamilan untuk melakukan perawatan gigi dan mulut. “Lakukan perawatan gigi dan mulut sebelum melakukan pembuahan,” ujarnya.
Itu tak hanya berlaku bagi wanita tapi juga pria. Sebab, adanya gangguan pada gigi atau mulut bisa memicu bacteriospermia, yaitu timbulnya bakteri dalam sperma. 
Perawatan gigi dan mulut juga perlu dilanjutkan selama masa kehamilan demi kesehatan janin. Mereka yang memiliki masalah pada gigi dan mulut berisiko tiga kali lebih besar melahirkan bayi prematur dibandingkan mereka dengan gigi yang sehat