Anak yang sedang berkembang biasanya akan lebih sulit untuk diawasi karena mereka mulai ingin tahu segala sesuatu di sekitarnya. Kadang mereka memegang benda kotor atau beracun dan setelah itu langsung mengambil kue kesukaannya.

Hati-hati, penelitian menyebutkan lebih dari 1 juta anak di bawah usia 6 tahun mengalami keracunan setiap tahun, dan kebanyakan di antaranya akibat perilaku mereka sendiri. Anak tak tahu barang yang dimainkannya ternyata mengandung racun.

Untuk itu, lakukan langkah-langkah pencegahan berikut:

  • Selalu minta anak cuci tangan sebelum memegang makanan atau minuman.
  • Simpan barang-barang beracun di tempat yang tak terjangkau anak.
  • Jauhkan tempat sampah dari jangkauan anak.
  • Jangan pindahkan obat, deterjen, dan cairan pembersih lantai ke botol lain.
  • Jangan pernah pura-pura makan permen, kalau anda minum obat, karena anak akan mengira obat yang anda makan itu benar-benar permen.

Lalu, barang-barang apa sajakah di rumah yang perlu kita waspadai agar anak kita terhindar dari racun? Coba cek daftar di bawah ini, dan singkirkan benda-benda ini dari jangkauan anak anda:

  • Kosmetik anda, lipstik, maskara, eye-shadow, dan lain-lain.
  • Produk perawatan tubuh, termasuk sabun, sampo, odol, dan lain-lain.
  • Produk perawatan anak, seperti baby oil, hair lotion, bedak, dan lain-lain.
  • Berbagai jenis obat, baik yang untuk anak maupun dewasa. Termasuk juga vitamin.
  • Segala produk pembersih rumah, untuk kaca, kayu, lantai, dapur, dan lain-lain.
  • Cat tembok, thinner, semen, dan berbagai alat pertukangan lain.
  • Racun tikus, lem lalat, anti nyamuk, pembasmi serangga lainnya.
  • Alkohol, wine, rokok, dan lain-lain.