Sering kali para orang tua mengalami kesulitan menyuruh anak-anak untuk menggosok gigi.  Apalagi bila anak Anda baru mulai belajar untuk menggosok giginya. Kebanyakan anak sering bosan dan akhirnya sering melewatkan waktu untuk menggosok gigi mereka. Para orang tua dituntut untuk aktif dalam mengawasi aktivitas anak dalam mengosok gigi, pastikan bahwa mereka benar-benar mengosok gigi dengan bersih.

Kerusakan gigi dan gigi berlobang sering terjadi pada anak-anak. Hal ini disebabkan karena kurangnya kesadaran tentang kebersihan oral. Hal-hal seperti mengosok gigi dengan benar, membersihkan gigi dengan benang gigi(flossing) dan kunjungan rutin ke dokter gigi seringkali diabaikan, akibatnya kesehatan gigi semakin memburuk. Berikut ini tips-tips perawatan gigi untuk anak-anak seperti yang dikutip dari buzzle.com (24/11/2011).
Gunakan Sikat Gigi yang Tepat
Pada usia anak-anak gunakanlah selalu sikat gigi dengan bulu yang lembut atau soft. Karena sikat gigi jenis ini sangat lembut pada gusi dan berfokus pada daerah-daerah kecil, sehingga membersihkan lebih baik. Sikat gigi jenis ini memiliki resiko yang kecil untuk melukai gusi. Gunakan juga sikat gigi yang bermotif menarik, seperti tokoh kartu kesukaan anak Anda. Hal ini dapat memancing mereka untuk rajin menggosok gigi.

Menggosok gigi dengan benar

Cobalah untuk menjelaskan betapa pentingnya menggosok gigi dengan benar dan menjadikannya sebagai kebiasaan yang baik. Untuk membantu hal tersebut Anda dapat menceritakan berbagai cerita fiktif tentang kerusakan gigi, memainkan peran atau memberikan imbalan bila anak Anda menggosok gigi dengan benar. Hal ini bisa membuat anak Anda menjadi tertarik dan teratur dalam menggosok gigi. Dan ingat, sangat penting untuk mengajarkan anak Anda untuk menggosok gigi secara perlahan dengan gerakan melingkar. Menggosok terlalu keras dapat menyebabkan gusi gigi menjadi surut dan gigi menjadi lemah.
Rasa Pasta Gigi
Ketika pertama kali anak-anak belajar menggosok gigi, mereka merasakan rasa dari pasta gigi. Beberapa pasta gigi mungkin terasa sangat pedas bagi mereka. Jangan membuat hal tersebut menjadi penghalang bagi anak-anak  untuk menggosok gigi. Ada banyak pasta gigi untuk anak-anak yang tersedia di pasaran. Anda bisa memilih pasta gigi yang mempunyai rasa yang disukai oleh anak Anda, seperti rasa buah-buahan. Dengan begitu, anak-anak anda akan lebih termotivasi untuk menggosok gigi. Tapi ingatkan juga anak Anda untuk tidak menelan pasta gigi tersebut.
Menggunakan Benang Gigi(flossing)
Kebiasaan untuk menggunakan benang gigi(flossing) untuk membersihkan gigi mungkin jarang dilakukan oleh orang-orang di Indonesia. Namun, tidak ada salahnya juga bila Anda mengajarkan anak  anda menggunakan benang gigi(flossing). Memang agak sulit bagi anak-anak untuk melakukannya, karena mereka harus belajar tekniknya dan bila terjadi kesalahan maka akan menyakiti gusi. benang gigi(flossing) digunakan utnuk memberishkan sisa-sisa makanan yang melekat pada bagian gigi yang sulit. Penggunaan benang gigi(flossing) pada anak-anak harus dibawa pengawasan orangtua.
Pencegahan memang lebih baik daripada mengobati. Oleh karena itu, sebagai tindakan pencegahan gosoklah gigi dua kali sehari, flossing setiap hari, mencuci mulut Anda setelah setiap makan, menggunakan obat kumur dan menghindari gula yang berlebih. Itu tadi sedikit tips tentang perawatan gigi untuk anak-anak semoga berguna bagi Anda.