Sleep Paralysis atau biasa disebut dengan “ketindihan” adalah gangguan tidur di mana seseorang tiba-tiba merasa lumpuh (tidak bisa bergerak dan berbicara) dalam beberapa saat ketika hendak bangun dari tidurnya. Kejadian ini biasanya disertai dengan halusinasi yang menakutkan.

Di berbagai negara, termasuk Indonesia, bahkan mengkait-kaitkan sleep paralysis ini dengan mitos gangguan makhluk halus pada seseorang saat tidur. Bagaimana cara mengatasinya?

Menurut para ahli, setiap orang pasti pernah mengalami sleep paralysis 1-2 kali dalam hidupnya dan bukan merupakan hal yang berbahaya. Berikut beberapa cara untuk bisa mengatasi sleep paralysis:

  • Tidurlah dengan posisi santai dan usahakan tubuh tidak terlalu lelah saat tidur karena kelelahan yang parah cenderung meningkatkan kemungkinan mengalami “ketindihan”.
  • Usahakan untuk tidur dengan nyenyak (tidak sering terbangun atau gelisah).
  • Mengidentifikasi penyebabnya (jika pernah mengalami) agar dapat menghindari pemicunya.
  • Usahakan ruangan tidur anda memiliki ventilasi yang baik.
  • Kurangi stress saat hendak tidur dengan membaca atau menonton acara komedi.
  • Jika mengalami “ketindihan”, usahakan untuk menarik napas dalam-dalam dan mengeluarkannya dengan paksa. Hal ini bisa membantu seseorang untuk terjaga.
  • Bisa juga dengan berusaha menggerakkan jari sebagai tanda perlawanan saat anda mengalami sleep paralysis.