Ada info yang menarik bagi para pembaca, apalagi bagi para pembaca yang juga seorang musisi. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Peneliti dari Northwestern University Auditory Neuroscience Laboratory (ANL) mengungkapkan bahwa orang yang mengambil kelas musik dan yang telah berlatih alat musik menunjukkan tingkat gangguan pendengaran akibat usia yang menua yang lebih rendah.

Semua praktek dan latihan musik yang dilakukan tampaknya memberikan efek menguntungkan pada cara otak manusia bekerja. Penyelidikan baru ini dilakukan pada sekelompok orang yang terdiri atas 87 subjek, lalu respon saraf mereka terhadap suara dicatat dan dianalisis. Hal ini dilakukan dengan mengukur berapa potensi listrik sel saraf berubah dengan adanya rangsangan seperti suara, rasa dan sebagainya.
Penelitian ini diusulkan oleh kandidat PhD ANL dan penulis Alexandra Parbery-Clark. Dia mengatakan bahwa antara musisi muda dan tua diminta untuk berpartisipasi, mengkonfirmasi hipotesis tim.
Sebuah kelompok tambahan dari peserta digunakan sebagai kontrol. Kelompok kedua terdiri dari atas orang tua dan orang muda yang bukan musisi, dan tidak memiliki pelatihan musik dan tidak memainkan alat musik.
Rincian penyelidikan baru ini diterbitkan dalam scientific journal Neurobiology of Aging edisi Desember 2011. “Kami menemukan bahwa penuaan saraf sedikit jumlahnya pada populasi musisi,” tulis Parbery-Clark pada paper.
Sebelum penelitian yang sebenarnya dimulai, semua peserta menjalani serangkaian tes yang dimaksudkan untuk menentukan apakah mereka memiliki pendengaran normal. Kemudian elektroda dilekatkan pada kepala mereka, lalu peneliti memutar film yang menampilkan teks dan suara.
Pada kelompok musisi, peneliti menemukan bahwa waktu respon saraf pada musisi muda maupun musisi tua tidak berbeda jauh atau mirip. Pada kelompok kontrol, kelompok non-musisi menunjukkan bahwa kelompok muda memiliki waktu respon yang lebih baik daripada kelompok tua.
“Kami tidak berbicara tentang orang-orang yang pasif mendengarkan musik, tetapi mereka yang aktif belajar alat musik. Hal itu tidak sama seperti Anda tidak akan mendapatkan kesehatan secara fisik hanya dengan menonton acara olahraga, “tambah pemimpin tim.
Yang paling penting, para peneliti menentukan bahwa waktu respon saraf di musisi tua tampaknya masih mirip seperti saat mereka masih sangat muda. Stagnasi ini tidak dapat dikaitkan dengan faktor lain kecuali pelatihan musik.