Beberapa wanita pasti mengalami gangguan haid, yang salah satunya adalah menorrhagia, atau haid yang berlebihan. Apa sajakah penyebab menorrhagia ini?

Polip
Polip bisa menjadi salah satu penyebab seorang wanita mengalami haid yang berlebihan. Biasanya, terjadi pada wanita di usia reproduksi. Pengaruh produksi hormon yang berlebihan, yang kemudian juga bisa menyebabkan perdarahan yang tidak ada kaitannya dengan haid.

Hormon yang tidak seimbang
Pada haid yang normal, hormon estrogen dan progesteron yang dihasilkan seimbang. Sedangkan bila estrogen dan progesteron tidak seimbang maka darah haid yang keluar menjadi amat banyak. Biasanya ini lebih banyak dialami oleh para remaja putri yang baru mengalami haid pertama.

Kista Ovarium
Adanya kista pada ovarium terkadang bisa menyebabkan darah haid keluar berlebihan. Selain itu, gangguan fungsi ovulasi pada ovarium juga bisa menyebabkan terjadinya ketidakseimbangan hormon yang kemudian menyebabkan darah haid yang berlebihan.

Uterine Fibroid
Kasus adanya tumor jinak yang disertai dengan ketidakseimbangan hormon ini merupakan penyebab terjadinya 80 persen kasus haid yang berlebihan.

Kanker
Kanker rahim, mulut rahim, dan indung telur bisa menyebabkan haid yang berlebihan. Pengobatan kemoterapi untuk mengobati kanker juga menjadi salah satu penyebab terjadinya haid yang berlebihan.

Adenomyosis
Adenomyosis merupakan suatu gangguan yang terjadi di dinding rahim yang menyebabkan terjadinya perdarahan serta nyeri yang hebat saat haid. Biasanya gangguan ini menyerang kaum wanita usia paruh baya yang belum punya anak.

Penggunaan IUD
Pemakaian IUD atau spiral terkadang bisa menjadi penyebab terjadinya darah haid yang berlebihan.

Pemakaian Obat Tertentu
Penggunaan obat-obatan, terutama yang digunakan untuk mencegah pembekuan darah serta obat anti radang dapat menjadi penyebab haid yang berlebihan.