Hampir semua orang pasti pernah menjatuhkan makanannya ke lantai dan masih ingin tetap memakannya. Sebagian dari kita menerapkan sebuah aturan “belum lima menit”. Padahal, bagaimana kita dapat mengetahui bahwa makanan yang jatuh ke lantai tidak akan terkontaminasi oleh bakteri jika kita mengambilnya kembali dalam waktu kurang dari lima menit ?
Aturan “belum lima menit” ini sepertinya sudah menjadi bagian dari budaya masyarakat kita. Padahal aturan seperti itu hanya mitos dan kebiasaan yang sudah memasyarakat dalam kehidupan. Perlu kita ketahui bahwa bakteri dapat menempel pada makanan yang jatuh ke lantai bahkan ketika kita mengambilnya dengan sangat cepat. Jika bakteri yang menempel pada makanan itu cukup berbahaya, kita bisa langsung sakit karenanya.
Berikut fakta yang perlu diperhatikan ketika aturan “belum lima menit” ini sudah menjadi bagian dalam hidup kita:
  • Lantai yang tampaknya bersih belum tentu bersih. Walaupun bersih, lantai yang kering dapat juga menimbulkan bakteri. Perlu diketahui, lantai yang baru dicuci hanya akan sebersih alat yang digunakan untuk mencuci lantai tersebut. Bahkan, dengan pel baru atau spons pun, kuman yang keras kepala masih tetap bisa menempel di lantai yang baru dibersihkan tersebut.
  • Lebih cepat lebih baik. Tetapi mungkin tak akan cukup cepat untuk menghindari bakteri yang menempel pada makanan. Mekipun tidak terlalu banyak bakteri yang menempel di makanan ketika kita kembali mengambilnya dengan cepat, tapi bakteri tetap saja dapat langsung menempel. Jadi, makanan apapun yang pernah kontak langsung dengan lantai bisa langsung terkontaminasi oleh bakteri berbahaya. Terlebih lagi dengan makanan basah. Potongan buah apel misalnya, akan lebih mudah terkontaminasi bakteri.
Jadi, apa yang seharusnya dilakukan ketika makanan yang kita makan terjatuh ke lantai? Cara yang paling aman adalah membuangnya. Atau bisa diberikan pada hewan peiharaan anda untuk memakannya.