Seperti yang sudah kita ketahui, penis sering dianggap sebagai lambang keperkasaan oleh para pria. Penis juga sering membuat para pria kurang percaya diri karena berbagai mitos yang berbedar. Nah, agar tak salah info dan supaya lebih banyak tahu berbagai info seputar alat kelamin pria ini, berikut sedikit share mengenai beberapa mitos seputar penis pria.

1. Banyak Pria Merasa Penisnya Kecil

Para pria seringkali tak hanya mengharapkan penisnya berfungsi dengan baik, tapi juga berharap ukuran yang cukup besar. Ukuran penis yang lebih besar akan membuat pria lebih percaya diri, terutama ketika harus menjalankan salah satu fungsinya, berhubungan seksual. Sayangnya, para pria kerap membandingkan ukuran penisnya dengan kepunyaan orang lain atau membandingkan dengan aktor di dalam film-film porno. Cara melihat seperti itu membuat penis terlihat lebih kecil. Jika ingin melihat ukuran penis yang sebenarnya, berdirilah di depan kaca dan kemungkinan penis akan terlihat lebih besar ketimbang pada saat melihat penis di dalam film. Tentang aktor film porno, jangan menjadikan mereka acuan. Aktor film porno bisa dikatakan memiliki ukuran penis di luar rata-rata. Ukuran semacam itu hanya dimiliki oleh sedikit sekali pria.

2. Wanita Menyukai Penis yang Panjang

Sebenarnya tidak sepenuhnya seperti itu. Beberapa wanita memang menyukai penis yang lebih panjang, tapi sebagian besar wanita tak ambil pusing tentang ukuran penis. Selama ini para pria berpikir penis yang lebih panjang adalah penis yang lebih baik. Logika tersebut mungkin muncul karena pria menganggap penis yang panjang dan besar akan memberikan kepuasan lebih terhadap wanita. Logika ini memang tak sepenuhnya salah. Tapi ketika berhubungan seks, wanita tak hanya mencari kepuasan fisik semata. Para wanita juga mencari getaran emosional, perasaan dicintai, merasa diperlakukan spesial, dihargai, dan keintiman dengan partnernya.

3. Penis Besar Adalah Penis yang Baik

Dalam sebuah survey terhadap komunitas wanita, diatakan wanita lebih menyukai penis yang tebal ketimbang penis yang panjang. Menurut beberapa wanita dalam survey ini, penis yang panjang cenderung mengakibatkan rasa sakit ketika sedang berhubungan seksual. Masih dari survey yang sama, penis yang tidak terlampau panjang namun tebal, lebih digemari karena mampu menyentuh g-spot wanita yang berada sekitar 1 inci dari mulut vagina.

4. Pria Lebih Perkasa Jika Punya Penis Besar

Sebenarnya yang membangun anggapan itu adalah para pria sendiri. Tak ada fakta apapun yang membuktikan bahwa sifat jantan dan kelaki-lakian seorang pria berhubungan dengan ukuran penisnya. Sifat-sifat yang membuat pria lebih jantan dan dihargai wanita antara lain, kemampuan untuk menjadi ayah bagi seorang anak, kekuatan karakter untuk menjadi contoh yang baik bagi keluarga dan masyarakat, kepedulian terhadap lingkungan dan keadaan di sekitar, bisa membuat rencana hidup yang bermakna, dan kemampuan untuk menetapkan pendirian dan idealisme hidup. Hal-hal seperti itulah yang akan membuat pria lebih dihargai masyarakat dan disukai wanita ketimbang hanya memiliki penis besar.

5. Penis Besar Membuat Hubungan Seksual Lebih Lama

Anggapan seperti ini salah besar. Lama atau tidaknya hubungan seksual tergantung oleh banyak hal. Ukuran penis tidak termasuk salah satunya. Obat paling utama dari ejakulasi dini adalah kepercayaan diri, hubungan yang harmonis dengan pasangan, menghilangkan rasa takut dan bersalah ketika berhubungan seksual, dan komunikasi yang terbuka dengan pasangan.

6. Penis Orang Asia Lebih Kecil

Mitos yang terakhir ini tak sepenuhnya salah karena pertumbuhan badan seseorang memang dipengaruhi oleh faktor genetik. Rata-rata ukuran penis orang berkulit hitam lebih besar sekitar 1,5cm sampai 3cm dibanding ras kulit putih (kaukasia). Sedangkan penis laki-laki Asia lebih kecil sekitar 1,5cm sampai 3cm dari ras kulit putih. Ukuran testis masing-masing ras ini tentu saja berbeda sebanding dengan ukuran penisnya. Tapi perbedaan ini bukanlah tanpa sebab. Karena ternyata perbandingan ukuran vagina wanita Asia juga lebih kecil ketimbang ras lainnya.

Kesimpulannya, sebenarnya ukuran penis pria lebih banyak dipusingkan oleh pria itu sendiri ketimbang wanita. Hubungan suami-istri yang harmonis bukanlah ditentukan oleh ukuran penis. Indahnya hubungan seks ditentukan langsung oleh kreativitas dan komunikasi masing-masing pasangan.