Banyak pria yang tidak menyadari bahwa kebiasaan dan gaya hidup mereka sehari-hari dapat berpengaruh buruk bagi kesehatan sperma.

Seperti diketahui kesehatan sperma dapat dinilai dari jumlahnya, bentuk dan strukturnya (morfologi), gerakannya (motilitas), dan volumenya.

Pria yang sehat memproduksi 70-150 juta sperma setiap hari, dan volumenya saat ejakulasi sebanyak 2-5 ml (1/2 – 1 sendok makan).

Lalu bagaimana caranya untuk menjaga agar sperma tetap sehat?

  1. Kurangi berada di tempat yang banyak mengandung zat racun atau polusi karena dapat menurunkan jumlah sperma.
  2. Jangan merokok karena zat-zat racun dalam rokok dapat merusak kesehatan sperma.
  3. Terlalu sering mandi uap, sauna, atau menghabiskan waktu lebih dari 30 menit di dalam air bersuhu 40°C ke atas juga dapat merusak kualitas sperma.
  4. Hindari mengendarai sepeda terlalu lama karena akan menaikkan suhu skrotum dan mempengaruhi produksi sperma.
  5. Jangan menggunakan laptop di pangkuan Anda.
  6. Jangan terlalu lama mengantongi telepon seluler karena dapat menurunkan kualitas sperma.
  7. Daripada menggunakan celana ketat, lebih baik gunakanlah boxer agar lebih banyak udara mengalir ke skrotum.
  8. Banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung zinc, seperti tiram, kepiting, dan pisang dapat meningkatkan jumlah, motilitas dan volume sperma.
  9. Selenium yang banyak terdapat pada makanan seperti bawang putih dan Lycopene pada makanan seperti tomat dan semangka, dapat membantu mencegah kerusakan oksidatif pada sperma.
  10. Makanan yang mengandung vitamin A (wortel, susu, keju, telur), vitamin C (jeruk, stroberi, brokoli) dan vitamin E (kacang tanah, bayam, kacang almond, hazelnut) juga dapat mengoptimalkan kesehatan sperma.