Belum lama ini Menteri Kesehatan RI Endang Rahayu Sedyaningsih meninggal dunia karena kanker paru yang telah dideritanya sejak 2010 lalu. Kanker paru merupakan salah satu penyakit yang termasuk dalam “the silent killer” karena gejala-gejala kanker paru umumnya baru terlihat setelah kanker telah memasuki stadium lanjut.

Berikut ini beberapa hal yang sebaiknya diketahui oleh masyarakat seputar kanker paru.

1. Merokok adalah penyebab utama kanker paru
Rokok merupakan penyebab utama kanker paru namun bukan penyebab satu-satunya. Kanker paru juga dapat disebabkan oleh radon (gas alami yang tidak berwarna dan tidak berbau), penyakit TBC (tuberculosis), asbes, atau radiasi.

2. Gejala kanker paru berbeda antara pria dan wanita
Laki-laki lebih sering didiagnosis dengan karsinoma sel skuamosa yang cenderung tumbuh di dekat saluran udara utama. Gejalanya dahak darah kebiruan, batuk kronis dan infeksi. Sedangkan perempuan lebih sering didiagnosis dengan adenocarcinoma yang tumbuh di daerah luar dari paru yang tidak menunjukkan banyak gejala, serta sedikit yang kena karsinoma sel skuamosa yang bergejala seperti sesak napas, sakit punggung, bahu dan kelelahan.

3. Wanita yang tidak merokok lebih berisiko terkena kanker paru dibandingkan laki-laki yang tidak merokok
Sekitar 1 dari 5 perempuan dengan kanker paru tidak pernah merokok, dibanding dengan 1 dari 10 laki-laki yang tidak merokok. Hal ini disebabkan karena wanita lebih sensitif terhadap efek bahan kimia rokok dibanding laki-laki.

4. Tak ada cara skrining kanker paru yang mudah
Sampai sekarang tidak ada skrining untuk mengetahui kanker paru lebih baik dari CT-Scan, meskipun kini para peneliti tengah mempelajari tes lain termasuk rontgen dada dan CTS spiral.

5. Kanker paru dapat dicegah
Menghindari rokok (aktif maupun pasif), pola makan sehat, dan olahraga teratur merupakan cara yang dapat ditempuh agar terhindar dari kanker paru. Bila sebelumnya pernah merokok atau ada riwayat keluarga yang pernah menderita kanker, ada baiknya segera melakukan skrining karena kanker paru tergolong jenis kanker yang bisa diobati jika dideteksi lebih dini.