Usia Kehamilan – Saat dokter mangatakan bahwa anda hamil maka saat itu pula anda memulai menghitung usia kehamilan. Namun sering kali ibu hamil, tidak tahu pasti berapa usia kehamilanya.

Info kali ini menjelaskan mengenai beberapa metode yang dapat digunakan untuk menghitung usia kehamilan. Berikut metode – metodenya :

  • Hari pertama menstruasi terakhir

Metode ini menggunakan siklus menstruasi anda, dokter bisa  memperkirakan usia kehamilan dan tanggal kelahiran si kecil yang dihitung berdasarkan rumus Naegele, yakni hari ditambahkan 7, bulan dikurangi 3, tahun ditambah satu. Contoh, bila menstruasi terakhir tanggal 1 mei 2005, diperkirakan persalinan akan terjadi pada 8 februari 2006, sebagai catatan bulan yang tidak bisa dikurangi 3 mis, januari, februari, dan maret, maka bulanya ditambah 9, tapi tahunya tetap. Namun rumus ini hanya bisa diterapkan pada perempuan yang memiliki siklus menstruasi teraturm yakni antara 28-30 hari. Tak hanya itu, hanya sekitar 5 % bayi yang akan lahir sesuai dengan perhitungan ini.

  • Gerakan Janin

Pada kehamilan pertama gerakan janin mulai terasa setelah kehamilan memasuki 18-20 minggu. sedangkan pada kehamilan kedua dan seterusnya gerakan janin sudah terasa pada usia kehamilan 16-18 minggu.

  • Tinggi Puncak rahim 

Biasanya dokter akan meraba puncak rahim (Fundus uten) yang menonjol di dinding perut dan perhitungan dimulai dari tulang kemaluan. Jika jarak dari tulang kemaluan sampai puncak rahim  sekitar 28 cm. ini berarti usia kehamilan sudah mencapai 28 minggu. Tinggi maksimal puncak rahim adalah 36 cm, ini menunjukkan usia kehamilan sudah mencapai 36 minggu.

  • Menggunakan 2 jari tangan

Pengukuran dengan metode ini hanya bisa dilakukan jika ibu hamil tidak  memiliki berat badan yang berlebih. Caranya letakkan dua jari anda diantara tulang kemaluan dan perut. Jika jarak antara tulang kemaluan dengan puncak rahim masih dibawah pusar, maka setiap penambahan dua jari berarti penambahan usia kehamilan sebanyak 2 minggu.

  • Menggunakan Utrasonografi (USG)

Cara ini paling mudah dan paling sering dilakukan oleh dokter. Tingkat akurasinya cukup tinggi, yakni 95%. Dengan USG maka usia kehamilan dan perkiraan waktu kelahiran sikecil bisa dilihat dengan jelas melalui ‘gambar” janin yang muncul pada layar monitor.