Klorofil merangsang penyerapan sinar matahari pada tanaman, sehingga memungkinkan tanaman untuk menghasilkan energi. Dan ternyata klorofil sangat bermanfaat bagi kesehatan manusia, walaupun bermanfaat klorofil juga mempunyai efek samping juga, terutama jika klorofil yang berasal dari suplemen dan bukan dari sayur-sayuran yang kita makan.
Efek samping yang terjadi dikarenakan konsumsi suplemen klorofil cair melebihi dosis yang ditentukan. Beberapa pengguna mengeluh mengalami diare, anehnya ada juga yang mengalami sembelit. Beberapa mengalami perubahan warna lidah, urin, dan feses. Nyeri perut atau kram perut, mual dan muntah. Terkadang, terjadi juga reaksi alergi yang menyebabkan ruam kulit atau gatal pada kulit. Jika Anda mengalami efek samping tersebut, sebaiknya hentikan penggunaannya dan berkonsultasikan dengan dokter Anda.
Tanaman yang digunakan sebagai bahan baku pembuatan klorofil juga harus diperhatikan, karena mungkin saja mengandung pestisida dan racun lainnya dari air atau tanah. Pestisida dan racun dapat mengganggu fungsi sistem saraf dan dapat menyebabkan ketidakseimbangan hormon. Menurut beberapa ahli lain, konsumsi klorofil dalam waktu yang lama atau berlebihan dapat membuat kulit Anda lebih sensitif terhadap sinar matahari. Bagi wanita hamil dan menyusui sepertinya perlu berkonsultasi dengan dokter dalam mengkonsumsi klorofil.
Karena klorofil memiliki banyak manfaat kesehatan, orang jadi cenderung mengabaikan efek samping. Efek samping yang terjadi dapat bervariasi dari orang ke orang dan beberapa mungkin tidak menderita efek samping sama sekali. Untuk menghindari efek samping, Anda harus memilih merek suplemen yang terjamin. Anda juga harus membaca label dengan hati-hati dan mengikuti petunjuk mengenai dosis suplemen. Artikel ini hanya bertujuan untuk informatif saja, dan tidak bisa untuk menggantikan pendapat-pendapat dari para ahli ataupun dokter.
Advertisements