Suatu keadaan terjadinya pembuahan sel telur oleh sel sperma membentuk suatu janin dalam rahim wanita. Pada saat kehamilan biasanya terjadi perubahan pada tubuh ibu dan juga pada hormon dalam tubuhnya. Perubahan hormon yang drastis dapat menyebabkan gejala dini kehamilan. Kehamilan dibagi menjadi 3 trimester yang masing-masing trimester
terjadi perubahan fisik dan emosi pada wanita.

Dalam kehamilan, ada beberapa fase yang harus kita cermati dan perhatikan secara khusus. Tapi tidak berarti bahwa si calon ibu tidak boleh ini dan itu. Memang ada fase yang memantang si calon ibu dalam mengkonsumsi makanan tertentu tapi tidak di tiap fase.
Ada 3 fase yang harus diketahui, yaitu:

Fase trisemester pertama
Fase trisemester kedua
Fase trisemester ketiga
Umumnya Pada trimester I, terjadi perubahan fisik, mual pada pagi
hari, merasa cepat lelah, payudara mulai membesar, sering buang air kecil. Dan emosi tidak stabil, penurunan libido seksual, dan kekhawatiran akan perubahan bentuk tubuh yang menjadi tidak menarik lagi.
Pada trimester II, terjadi perubahan fisik pada nafsu makan yang meningkat, terasa lebih berenergi dan payudara semakin membesar diikuti dengan
perut bagian bawah yang semakin membesar. Bayi kadang-kadang terasa bergerak, denyut jantung meningkat, kaki dan tumit kadang bengkak, dan terasa nyeri. Gatal pada permukaan kulit di bagian perut. Kadang disertai sakit pinggang dan gangguan pada pembuangan air besar/sembelit. Perubahan emosi menjadi lebih stabil dan seluruh perhatian tertuju pada sang bayi yang akan lahir. Namun rasa cemas meningkat seiring dengan usia kandungan.
Pada trimester III, bayi mulai menendang-nendang, kadang sudah terjadi kontraksi ringan dan dapat disertai dengan meriang dan suhu tubuh meningkat. Cairan vagina meningkat dan mengental. Emosi mulai tidak stabil, perasaan gembira disertai cemas dan takut menunggu masa kelahiran.
Yang harus dperhatikan pada saat kehamilan :
Selama kehamilan, periksakan kondisi kehamilan anda ke dokter kandungan secara teratur.
Diet seimbang dan pencukupan nutrisi yang baik, juga pilih makanan yang bergizi, jangan terlalu banyak mengkonsumsi makanan bertepung dan berlemak, manis, dan terlalau asin. Jangan merokok, dan hindari minuman beralkohol dan bersoda.
Olah raga khusus ibu-ibu hamil dan jangan mengangkat beban yang berat dan istirahat yang cukup agar kandungan kuat.

Produk yang dapat digunakan antara lain:
UIE K-Liquid Chlorophyll
Dosis : 1 x 1 sloki dilarutkan dalam 1 gelas air sehari. Menyeimbangkan nutrisi dalam tubuh.
K-Liquid Organic Spirulina
Dosis: 1-2 x 1 saset sehari, meningkatkan stamina.
OmegaSqua
Dosis 1×1 kapsul sehari, untuk menjaga kehamilan, pembentukan otak janin dan mencegah resiko keguguran dan lahir prematur.
Teh Rooibos Sod, 1-3 gelas sehari, untuk mencukupi kalsium dan kesehatan ibu dan janin.Semoga artikel ini berguna bagi calon ibu yang akan segera menimang bayi, berikut dibawah merupakan gambar perkembangan bayi yang diterbitkan oleh salah satu produsen susu bayi.