Tanda Awal Kehamilan – Kenali tanda-tanda dan gejala di awal kehamilan yang terkadang Ibu hamil tidak mengetahuinya. Pada umumnya dengan seiring waktu, setiap wanita pasti mengetahui gejala awal kehamilan, karena informasi tersebut bisa didapat dari cerita masyarakat maupun ilmu pengetahuan. Akan tetapi mungkin ada beberapa tanda awal kehamilan yang belum Ibu hamil ketahui. Oleh karena itu dibawah ini akan dituliskan beberapa tanda / gejala disaat awal kehamilan, seperti :

Tanda Awal Kehamilan

1.Terlambat Haid
Terlambat haid merupakan tanda umum yang terjadi disaat terjadi kehamilan. Siklus haid akan berhenti, dikarenakan Ibu hamil tidak lagi memproduksi sel telur.

2. Test Pack Positif
Test Pack atau alat tes kehamilan yang dicelupkan ke dalam air seni wanita hamil yang menunjukkan tanda positif. Beberapa produk test pack biasa terkadang tidak menunjukkan tanda yang akurat.
3. Mual Di Pagi Hari
Sekitar 78% wanita hamil mengalami mual di pagi hari, hal ini disebabkan oleh meningkatnya hormon kehamilan yang mengalir di dalam darah.
4. Terjadi Sembelit
Disaat meningkatnya hormon progesteron Ibu hamil akan terasa susah BAB, karena hormon tersebut menyebabkan kendurnya otot-otot rahim dan mengendurkan dinding halus, sehingga terjadi sembelit.
5. Cepat Lelah Dan Mengantuk
Disaat kehamilan hormon kehamilan meningkat, kinerja jantung, ginjal dan paru-paru menjadi meningkat, sehingga Ibu hamil menjadi cepat lelah dan mengantuk.
6. Sering Buang Air Kecil
Ketika janin mengalami pertumbuhan, hal ini akan mengakibatkan tertekannya kandung kencing/ kantong kemih sehingga menyebabkan Ibu hamil sering buang air kecil.
7.Naiknya Temperatur Tubuh
Suhu tubuh Ibu hamil akan meningkat di saat terjadi kehamilan, kondisi ini akan bertahan di sepanjang kehamilan.
8. Payudara Terjadi Perubahan
Hormon esterogen dan progesteron meningkat, sehingga mengakibatkan payudara Ibu hamil mengencang dan nyeri jika tersentuh, puting membesar, dan daerah aerola menjadi lebih gelap.
9. Nyeri Perut Dan Flek Darah
Ketika sel telur yang terbuahi telah menempel ke dinding uterus, mengakibatkan timbulnya nyeri perut dan bercak darah. Pendarahan yang muncul di awal kehamilan ini biasanya berwarna lebih terang daripada darah haid, dan terjadi hanya sebentar.